Showing posts with label usaha. Show all posts
Showing posts with label usaha. Show all posts

Thursday, December 12, 2013

Pertimbangan Memilih Lokasi Usaha Berdasarkan Feng Shui


rumah usaha feng shui
Lokasi menjadi elemen vital yang dapat menentukan bagaimana prospek dan majunya usaha yang digeluti. Banyak pebisnis yang rela mengeluarkan biaya lebih guna mendapatkan lokasi yang paling strategis. Namun, ada kalanya beberapa pebisnis tidak mampu mencapai hasil yang maksimal padahal lokasi usahanya sudah optimal. Menurut ilmu Feng Shui, ada faktor-faktor tertentu yang dapat mempengaruhi kekuatan lokasi suatu usaha, sehingga dalam memilih tempat usaha yang bagus, kita harus memepertimbangkan: tanah, struktur bangunan yang (jika anda menyewa sebuah gedung), daerah (sorrounding) di sekitar lokasi tersebut, energi chi yang dirasakan, dan pengalaman dari pemilik atau penyewa sebelumnya. Dalam satu kompleks toko di suatu jalur, pasti ada salah satu yang tidak mendatangkan profit bisnis yang maksimal meskipun lokasinya sama-sama strategis, hal tersebut disebabkan ada lokasi yang medan energi positifnya lebih rendah dari yang lain. Dalam arsip kuno Vitruvius Man pada catatan "The Ten Books of Architecture" menyebutkan ada enam keharmonisan yang berelasi dengan tempat bisnis, yaitu:

1. Urutan (Order)
Urutan bentuk, besar dan tinggi bangunan harus tersusun dengan proporsional. Jika diibaratkan tubuh manusia, konsep struktur bangunannya memenuhi perbandingan 1:3, 1:4, 1:6, 1:8, dan 1:10.

2. Keteraturan (Arrangement)
Keteraturan ini berkaitan dengan countur tanah, baik itu perencanaan tata ruang, elevasi, dan perspektif atau sudut pandang keruangan. Pemilihan lokasi yang mengalirkan banyak energi chi akan menjaga keamanan, melahirkan banyak inspirasi usaha, dan memperkuat aliran uang.

3. Eurythmy
Eurythmy berasal dari bahasa Yunani yaitu kata Eu yang artinya baik dan Ruthmhos artinya irama atau proporsi. Dalam pembangunan lokasi bisnis yang baru, aspek eurythmy bertujuan untuk membangkitkan dan mengalirkan energi positif ke ruangan yang akan dibangun tersebut. Biasanya dipakai acuan titik tengah lokasi untuk menentukan lebar, panjang, dan tinggi ruangan yang terkoordinasi dengan baik sehingga menciptakan suasana keindahan.

4. Simetri
Simetri mencerminkan skala yang berimbang pada penataan lokasi dan struktur bangunan. Bagian-bagian kecil pun harus diperhatikan, seperti letak jendela, lebar pintu, jumlah tiang hingga aksesoris dan hiasan bangunan hendaknya menimbulkan kesan yang seimbang sehingga tercipta keharmonisan.

5. Propriety (Kesopanan)
Dalam menentukan tempat usaha yang bagus, unsur kesopanan juga harus dipertimbangkan. Style bangunan hendaknya sesuai dengan gaya bisnis. Penataan cahaya yang alami dan penataan gaya struktur geografis juga memiliki peran yang penting dalam meraih market yang lebih besar.

6. Ekonomi
Aspek ekonomi dimaksudkan agar dalam memilih lokasi dan bangunan bagi usaha anda diperhitungkan dengan akal sehat. Perincian biaya untuk membuat tempat yang bagus dalam berbisnis harus dianggarkan dengan cermat agar tidak merugikan usaha anda. Mungkin usaha anda yang berfokus pada ritel akan kurang gregetnya bila memilih gedung bekas usaha rumah makan yang tatanan ruangnya tidak cocok dengan bisnis anda. Hal ini akhirnya menimbulkan pengeluaran biaya ekstra.

Demikian sekilas pertimbangan-pertimbangan dalam memilih tempat dan gedung untuk lokasi usaha anda berdasarkan konsep ilmu Feng Shui. Semoga bisa menjadi bahan diskusi dalam konsultasi bisnis anda dengan para pakar Feng Shui. Salam kerja & usaha!!!
ReadFull Article ..

Friday, November 8, 2013

Usaha Emas Palsu Yang Kemilau





Berkat kejelian Masfuk dan Abdul Mudjib, emas palsu bisa menjadi bisnis miliaran rupiah. Berikut liku-liku duo bersaudara asal Lamongan, Jawa Timur, itu membesarkan perusahaan emas imitasinya, Eka Silver & Gold Jewelry.




Berawal dari pengamatan atas besarnya gairah masyarakat untuk bersolek dengan perhiasan emas tetapi tanpa disertai daya beli memadai, dua bersaudara Masfuk dan Abdul Mudjib lantas berinovasi memproduksi emas imitasi pada 1994. Enam belas tahun berlalu, kini perusahaannya, PT Eka Silver & Gold Jewelry (ESGJ), menjelma menjadi perusahaan beromset miliaran rupiah per bulan. Dengan 100 konter milik sendiri dan 12 konter milik mitra, daerah pemasaran ESGJ terentang dari Pekanbaru, Batam dan Sumatera Utara hingga Makassar, Gorontalo dan Manado.
Ditemui SWA di kantor pusatnya di Surabaya, Masfuk dan Mudjib mengaku bisnis ini tidak terlintas sama sekali di benak mereka kala kecil. Bahkan, selulus dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya, pada 1986, Masfuk menjalani profesi pengacara. Namun, belakangan, profesi ini dilepas untuk menjadi Kepala Biro Hukum sebuah perusahaan.
Tidak hanya itu, guna menambah pemasukan, waktu sore hari dimanfaatkan Masfuk dengan menjadi dosen di Fakultas Sosial dan Politik Universitas Gresik. Mengingat kala itu gaji dosen hanya Rp 35 ribu/bulan, upayanya menaikkan derajat ekonomi keluarga belum juga sukses. ”Saya merenung. Saya merasa terlalu bodoh. Terlalu kerdil. Dan tidak dapat memanfaatkan potensi diri,” kata adik Mudjib sekaligus anak kedua dari 12 bersaudara ini.
Dari kondisi itulah lahir keinginan menekuni hal baru, di luar kebiasaan yang dilakukan kebanyakan orang. Ketika melihat para pedagang panci bekas dari Maspion di sekitar kawasan Rungkut, Surabaya, menjajakan dagangannya, Masfuk tertarik ikut terjun. Berbekal hasil penjualan emas senilai Rp 350 ribu, genderang babak baru kehidupan sebagai pedagang pun ditabuh.
Masfuk sejak awal yakin, kalau tidak membuat suatu hal yang baru, kehidupan yang lebih baik tak akan mampu dicapainya. Maka, tatkala mendapati kebanyakan pedagang panci saingannya dari Pandaan dan Sidoarjo menawarkan panci sortiran dari Maspion apa adanya, ia memberikan nilai tambah tersendiri. Panci-panci bekas dagangannya lantas dihiasi lapisanstainless steel. Ternyata, panci inovasinya laris dibeli konsumen. Meski demikian, ada satu hal yang membuatnya miris, yaitu tatkala bertemu sang paman. ”Katanya, ‘Rugi kamu disekolahkan tinggi-tinggi oleh orang tua kalau akhirnya menjadi pedagang panci’,” papar mantan Bupati Lamongan selama dua periode ini (2000-10).
Kalimat yang kurang enak itu tidak mengecilkan hati pria kelahiran Lamongan, 6 Juni 1962, ini. Sebaliknya, dirinya merasa terlecut. Kesuksesan tidak harus diraih dengan jalan menjadi karyawan di perusahaan bonafide. Kegiatan berdagang lalu ditambah. Ketika matahari mulai tenggelam, Masfuk masuk ke kampung-kampung. Sebagai penarik, ditabuhlah panci-panci dagangannya sehingga orang-orang ke luar rumah. Yang tertarik lantas membeli. Maka,trading panci sortiran Masfuk yang dibantu kakaknya, Mudjib, pun berkembang. Dari semula hanya menumpang mikrolet, kemudian meminjam mobil pikap, membeli tiga mobil pikap, hingga akhirnya mampu membeli rumah sendiri.
Namun, nasib baik tidak selalu berpihak pada Masfuk dan Mudjib. Tatkala menggelar dagangan di pelataran depan acara pameran di Jawa Timur pada 1989, tiba-tiba datang petugas Kamtib. Karena dinilai mengganggu ketertiban umum, barang dagangan Masfuk diangkut tanpa sisa. “Kecewa memang,” ujar Masfuk. “Tapi mau bagaimana lagi,” sambungnya pasrah mengingat peristiwa naas itu.
Untuk mengobati duka hati, Masfuk lantas masuk ke area pameran untuk melihat-lihat. Begitu sampai di gerai perhiasan monel, sejenis logam khusus, ia tertarik. Terutama pada kerokan monel. Lebih-lebih, sebelumnya ia sudah melihat perhiasan serupa yang dijajakan pedagang asongan di sekitar Tunjungan Plaza, Surabaya, laris manis. Sambil berbasa-basi, ia mencari tahu dari mana pasokan monel tersebut berasal. Setelah mendapat jawaban bahwa perhiasan monel dari Jepara, Mudjib pun berangkat ke pusat perhiasan monel di Jepara.
Awalnya, Masfuk hanya mengamati perajin mana yang cocok dijadikan pemasok. Setelah itu, Mudjib menyambangi salah satu perajin. Menawarkan model kerja sama sekaligus melihat potongan harga yang diberikan setiap perajin. Perajin pertama, tidak cocok. Kedua, ketiga dan keempat, masih juga belum sesuai. ”Hingga sampailah kami pada H. Abdurrochim. Kami merasa cocok dan pas dengan beliau. Kami lantas membawa perhiasan gelang, cincin dan kalung, dan kerokan buatannya. Terutama kerokan, karena di Surabaya belum banyak beredar,” papar Mudjib.
Agar berbeda dibanding yang lain, Masfuk dan Mudjib sepakat memasarkan di pasar modern, mengingat kerokan tidak ditawarkan di seluruh pasar modern Surabaya. Benar. Ini peluang besar, memang. Namun, rencana tersebut terkendala keterbatasan modal yang dimiliki. Maka, Masfuk dan Mudjib keluar-masuk dari dan ke pasar modern di hampir seluruh wilayah Surabaya. Untuk apa? Mencari salah satu pasar modern yang sewanya bisa dibayar di belakang. Beruntung, supermarket Sinar di Jalan Jemursari bersedia mengakomodasi keinginannya. Keberuntungan Masfuk bertambah karena pihak Sinar membebaskan dua bersaudara tersebut mendemonstrasikan kerokannya kepada pengunjung.
Trik demo alat yang bisa dibilang baru kala itu ternyata menuai sukses. Tidak sampai seminggu, seluruh barang dagangan habis diborong pembeli. Tidak hanya itu, sebulan kemudian, Masfuk mampu membuka tiga gerai lagi. Selanjutnya, perlahan tetapi pasti, kota-kota lain seperti Malang, Solo, Yogyakarta, Semarang dan Jakarta pun dirambah. Buahnya, omset yang berhasil dihimpun cukup besar, rata-rata Rp 60 juta/bulan.
Gairah ekpansi Masfuk tidak hanya sebatas pada jaringan distribusi dengan cara menambah gerai. Pada saat bersamaan, kerajinan perak juga dipelajari, yang kelak menjadi cikal bakal lahirnya Eka Swasa. Pada 1993, dana investasi sebesar Rp 5 juta dibenamkan untuk alokasi program riset dan studi kelayakan. Setelah diproduksi dan mulai dipasarkan, akhirnya pada 1995 kerajinan perak produksi Masfuk berhasil menembus pasar internasional, yaitu Rusia dan Hong Kong, dengan nilai perdana ekspornya sekitar Rp 50 juta. Pada 1999 juga terjadi peningkatan ekspor luar biasa. Setiap bulan Masfuk dan Mudjib mampu mengusung kerajinan perak ke mancanegara sampai 300 kg atau senilai Rp 1,5 miliar.
Di sisi lain, pada 1994, Masfuk melihat pasar emas begitu bergairah. Sementara ia sadar tidak semua lapisan masyarakat mampu menebus harganya. Dari sana lahirlah ide untuk membuat perhiasan emas imitasi yang berwarna kuning di bagian luar dan dalamnya. Dengan begitu, harga jualnya akan jauh lebih rendah ketimbang emas asli. Mudjib, yang kala itu mengepalai bagian produksi, melakukan riset. Dikontak juga teman mereka di Jerman yang memberikan formulasi pembuatan alloy, alias logam campur.
Digabungkan dengan riset dan inovasi ESGJ, singkat cerita diperolehlah formulasi logam baru yang belum ada di pasar yang hasil akhirnya begitu mirip emas asli. Formula tersebut kemudian dipatenkan dengan merek Eka Swasa yang berarti logam mirip emas luar-dalam. ”Kata ‘Eka’-nya berarti kita satu-satunya di Indonesia,” kata Mudjib.
Eka Swasa ternyata diserap pasar. Bahkan, ketika terjadi krisis moneter pada 1998, kedigdayaan Eka Swasa justru menonjol. Sebelum krismon rata-rata penjualan sekitar Rp 250 juta/bulan, sedangkan setelah Indonesia dilanda krisis multidimensi itu omset Eka Swasa malah melonjak tajam. Pada 1999, naik menjadi sekitar Rp 600 juta/bulan. “Tampaknya, banyak orang yang beralih. Dari semula memiliki perhiasan emas, terus berpindah ke Eka Swasa. Ini karena waktu itu harga emas naik berkali-kali lipat,” Masfuk menjelaskan.
Berkah inilah yang mengantar Grup Eka membeli kantor baru di Jalan Indrapura, Surabaya, sedangkan pabriknya masih tetap di Jalan Kemayoran Baru, Surabaya. Tahun 2000, karena terpilih menjadi Bupati Lamongan, Masfuk turun dari kursi Presiden Direktur ESGJ. Naik menjadi chairman, posisinya lantas digantikan Mudjib. “Saya masih sering konsultasi dengan Pak Masfuk. Agar dalam pengambilan keputusan, kesalahan dapat diminimalisasi,” kata Mudjib.
Di bawah komando Mudjib, gerakan Grup Eka tidak kalah garang. Selain ditunjukkan oleh jumlah karyawan yang mencapai 400 orang (dari sebelumnya 250 orang) dan peningkatan kepasitas produksi hingga kini mencapai 60 ribu pieces/bulan, juga oleh sukses ESGJ memiliki kantor baru nan megah pada 2006 di kawasan elite Surabaya, Darmo. Modalnya dari hasil penjualan kantor di Jalan Indrapura dan keuntungan yang diraih. Sayang, Mudjib enggan menyebut nilai pembelian kantor yang diberi titel Graha Platino itu. ”Saya hanya melanjutkan apa-apa yang sudah dilakukan Pak Masfuk,” ujar lulusan Jurusan Sejarah Islam IAIN Sunan Ampel itu.
Salah satu kunci sukses ESGJ adalah variasi yang diupayakan mengikui tren perhiasan emas terkini. Untuk itu, hampir tiap bulan Mudjib harus bolak-balik Surabaya-Hong Kong, untuk melihat dan mempelajari desain yang sedang menjadi tren di kawasan Asia. Hong Kong dipilih karena merupakan trend setter industri perhiasan, mulai dari emas, perak, hingga monel. Biasanya, setelah Hong Kong, tren itu akan mengalir ke Singapura, terus baru masuk Indonesia. Dengan menyambangi Hong Kong, alur itu bisa dipangkas sehingga ESGJ bisa cepat mengikuti tren terkini.
Hasil dari kunjungan tersebut dipadukan dengan desain dari buku, web, dan sumber lainnya. ”Tiap minggu, bagian riset menghasilkan 5-6 desain. Setelah disesuaikan dengan bagian pemasaran pada hari Senin, desain lantas mengerucut menjadi 3-4 jenis. Perkara mana yang akan dilempar ke pasar, keputusan itu ada di saya. Saya harus mempertimbangkan kemungkinan serapan pasar,” papar Mudjib yang lahir di Lamongan pada 15 Juni 1959.
Terkait harga, pricing ESGJ berbeda dari perhiasan emas yang menggunakan gramatorium. Eka Swasa menggunakan patokan desain. Semakin rumit, makin mahal. Namun, bila dibandingkan dengan emas, harga Eka Swasa masih tergolong lebih murah. Cek saja, 1 pieceperhiasan Eka Swasa ditawarkan seharga Rp 25 ribu-300 ribu. Bandingkan dengan emas batangan 24 karat yang harga per gramnya pada 15 Oktober 2010 sudah menyentuh titik Rp 389 ribu. Itu pun belum termasuk biaya produksinya yang kerapkali lebih dari harga 1 gram emas.
Sementara, agar setiap bulan bisa memproduksi 40 ribu piece Eka Swasa, 15 ribu perhiasan kombinasi dan 5 ribu piece Eka Silver, dan kemudian mendistribusikan ke ratusan gerainya, ESGJ mendayagunakan 400 karyawan tetap dan lebih dari 1.000 orang plasma yang tersebar di kawasan Porong, Lumajang, Sidoarjo, Bangil, Mojokerto dan Pandaan. ”Plasma itu adalah anak-anak lulusan sekolah yang di-training setahun di Surabaya, kemudian diminta pulang ke daerahnya untuk melatih pemuda setempat,” ujar Mudjib menerangkan.
Untuk pemasaran, Mudjib mengaku cukup aktif. Dalam sebulan, ia beriklan 7-8 kali di koran lokal seperti Jawa Pos dan Harian Surya. Ia juga beriklan di televisi lokal seperti JTV dan TVRI Jawa Timur. Sesekali ia beriklan di SCTV, TVone dan Trans TV. Lalu, dirinya juga berklan 5-6 kali setahun di pameran besar seperti Inacraft dan Pameran Produk Ekspor di JCC, Senayan, Jakarta. Selain itu, ia kerap menggelar pameran lokal di mal-mal di berbagai daerah.
Biasanya iklan itu digencarkan menjelang Lebaran, Natal dan Hari Valentine. Dirilis pula paket penjualan khusus saat hari raya ataupun Valentine, sehingga penjualannya bisa melonjak 200%-300% saat hari raya dan 50% saat Valentine. Hal itu tentu jauh lebih besar ketimbang pertumbuhan penjualan tahunan ESGJ yang rata-rata 20%.
Mudjib juga memikirkan perubahan teknologi dewasa ini. Untuk itu, sejak 2007, sistem penjualan dan keuangan di Jakarta, Yogyakarta dan Semarang di-online-kan dengan kantor pusat di Graha Platino Jalan Dr. Soetomo 43, Surabaya. “Hasilnya, pengambilan keputusan lebih cepat,” ujar Mudjib yang mengaku sistem TI-nya dibuat secara inhouse.
Sekarang, ESGJ sedang mempersiapkan jenis perhiasan baru, yaitu Platino Combine Jewelry, yang harganya di atas Eka Swasa tetapi tetap di bawah harga emas. Sebagai contoh, cincin kawin yang sekarang beredar di pasar ditawarkan Rp 5-6 juta/pieces, sedangkan cincin kawin kelompok Platino Combine Jewelry cuma dipasarkan pada harga kurang dari Rp 1 juta. Itu sudah ditempeli emas murni dan berlian. ”Sekali lagi, ditempeli. Bukan plated. Kalau ditempeli, tidak akan hilang. Dan itu memerlukan teknik tersendiri, yang tidak semua orang bisa mengerjakan,” Mudjib menjelaskan.
Selain itu, ESGJ sedang menggodok pola distribusi baru. Setelah fokus menggunakan konter sendiri, pada awal 2011 awak pemasaran ESGJ secara aktif akan masuk ke toko-toko emas di tingkat kabupaten sampai kecamatan. Toko-toko tersebut akan dijadikan jaringan distribusi baru dengan model kerja sama. ”Kami juga sedang merancang model franchise, sehingga di masa mendatang produk kami hadir di seluruh toko emas. Ini menjadi pilihan lain bagi pembeli, yang ingin memiliki emas tapi kemampuan dananya terbatas. Ini memang akan membangunkan pemain emas yang sudah eksis,” tambah Masfuk.
Salah satu mitra atau yang biasa disebut agen ESGJ, Erna Hardiono, yang memasarkan produk ESGJ di Jalan Diponegoro, Brebes, dan satunya lagi di Jalan Kupang, Surabaya, mengaku cukup puas menjadi agen. ”Selain produknya laku, marginnya juga besar, 30%,” ujar Erna yang sudah lima tahun menjadi agen ketika dihubungi SWA.
Selain itu, Erna juga mengaku ketepatan pelayanan ESGJ bisa diandalkan, dalam arti pemesanan sangat mudah melalui katalog dan pengantarannya tepat waktu. Ketika dimintai masukannya, Erna yang juga berinvestasi di emas murni menyarankan ESGJ lebih menambah varian modelnya sesuai dengan tren model emas terkini. ”Tapi model yang lama jangan ditinggalkan, karena sudah memiliki penggemar fanatik.”
Ketika dimintai pendapatnya, Bambang Irawan, konsultan manajemen yang tinggal di Surabaya, mengagumi perjalanan ESGJ. ”Perubahan yang dilakukan secara terus-menerus mengisyaratkan implementasi inovasi dalam menghadapi era pasar yang berubah,” ujar Bambang.
Pemikiran untuk menumbuhkembangkan pola distribusi baru, sementara pada saat bersamaan masih fokus pada konter milik sendiri, menurut Bambang, merupakan langkah awal yang baik. ”Terutama bila dikaitkan dengan upaya menyempurnakan mata rantai pasok dari konsep SCM (supply chain management),” paparnya. Dengan terus membuka sekaligus membuat pasar baru, ESGJ mudah menguasai pasar yang ada. “Apalagi, untuk sementara ini, hanya dia sendiri pelakunya.”
Masfuk mengakui hingga kini belum ada pemain lain yang memasuki segmen sejenis. Dengan demikian, Grup Eka melenggang kangkung sendirian. “Terus terang, sampai sekarang kami masih single fighter. Mungkin pemain lain belum menemukan formulanya. Dan, itu menjadi rahasia kami. Kami tidak mungkin membukanya.” Nah, Anda tertarik turut menyibak rahasia bisnis keemasan ini?(***)
Suhariyanto dan Eddy Dwinanto Iskandar



Sumber: http://swa.co.id/

ReadFull Article ..

Sunday, November 3, 2013

usaha yang saling menguntungkan

Pada era sekarang ini dunia maya sudah menjadi sesuatu yang tak asing lagi. Khususnya jejaring sosial facebook yang banyak diminati oleh masyarakat kita. Jika kita pandai, facebook bukan hanya tempat untuk hiburan, bercanda atau sekedar curhat.
Coba kita lihat teman-teman kita di facebook, ada beragam pekerjaan yang mereka miliki. Dari mulai pekerja kasar hingga kelas pebisnis. Mengapa kita tak mengambil peluang dari teman facebook kita?
Tentu, sebelum berlanjut ke bisnis atau kerja sama, kita harus mengenal mereka terlebih dahulu. Dan tentu juga, sebaliknya mereka juga ingin mengenal kita terlebih dahulu.
Pengalaman penulis dalam mencari kesempatan berbisnis dan bekerja sama bukan satu atau duakali, hingga penulispun mendapatkan pengalaman serta ilmu tentang bagaimana mencari peluang bisnis dengan teman di facebook.
Sayang sekali jika akun facebook anda hanya digunakan untuk bercanda atau bermain game. Cobalah sesekali anda tengok, siapa saja teman anda yang bergelut pada bidang usaha yang andapun menyukainya.
Sebagai contoh, jika kita berbisnis pada bidang penjualan kain maka tak ada salahnya anda mencari teman yang mempunyai usaha konveksi. Atau, anda yang memiliki usaha di bidang makanan, home industri, dan usaha catering, kenapa tidak anda add teman baru yang mempunyai usaha di bidang event organizer, atau salon pengantin? Lumayan kan jika ada orderan untuk pernikahan dan acara lainnya.
Sebenarnya jika kita jeli, banyak sekali peluang disini. Seorang kawan yang sudah beberapa tahun menganggur, sekarang sudah mempunyai penghasilan dari kerjasamanya dengan teman facebooknya. Katanya, ini bermula saat mereka mengikuti acara kopi darat dalam satu komunitas grup di FB. Memang, di Facebook mereka akrab, namun pada acara kopi darat itulah untuk pertamakalinya mereka bertemu. Persahabatan lebih terjalin erat setelah kopi darat. Dan kebersamaan merekapun akhirnya berlanjut pada bisnis. Hingga sekarang. Wow!
Ada lagi pengalaman kawan saya yang memang saat pertamakali membuka akun facebook, tujuannya untuk berbisnis. Kawan saya ini berbisnis di bidang travel dan event organizer. Dia sengaja mencari kawan yang sejalan dengan bisnisnya, dia add para gedung serbaguna, pemilik tempat hiburan, kolam renang, rumah makan, dan peristirahatan. Dia juga add semua orang yang bekerja di kantoran untuk mencari pelanggan. Jadi saat ada orderan untuk meeting dari kawan yang bekerja dikantoran, dia hanya tinggal menghubungi kawannya yang memiliki  gedung.  Pintar ya?
Jika disebutkan satu-satu tentunya banyak sekali yang dapat ditulis disini, namun itu hanyalah beberapa contoh saja. Penulis hanya berharap anda dapat termotivasi setelah membaca tulisan sederhana ini. Jika ada kesalahan dalam menuangkan ide dan tulisan penulis mohon ma’af. Dan jikapun tulisan ini memiliki manfa’at, semua itu dilakukan atas dasar keinginan penulis untuk berbagi pengalaman.
Selamat mencoba. usaha yang saling menguntungkan
ReadFull Article ..

Friday, November 1, 2013

Usaha Sampingan Rumahan Terbaru

Berbagai usaha sampingan rumahan terbaru saat ini biasanya akan selalu dicari oleh sebagian besar masyarakat pada saat ini, tentunya hal tersebut dilakukan untuk dapat menambah penghasilan agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan hidup. Karena seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup di jaman sekarang ini bukanlah merupakan sebuah harga yang murah. Maka dari itu, tentunya dengan memiliki sebuah usaha sampingan maka kita pun akan bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan hidup.

Usaha Sampingan Rumahan Terbaru

Untuk dapat memiliki sebuah usaha sampingan terbaru yang dijalankan di rumah tentunya kita harus bisa memanfaatkan berbagi peluang usaha yang ada, namun kita pun harus jeli ketika mencari serta memanfaatkan berbagai peluang usaha yang ada tersebut. Dan salah satu langkah yang dapat ditempuh untukbisa mendapatkan atau menemukan berbagai peluang usaha yang ada, adalah dengan melakukan berbagai analisa bisnis di sekitar tempat yang akan kita dirikan usaha atau sekitar rumah kita. Dengan begitu selain akan mendapatkan sebuah peluang usaha yang ada, kita pun dapat mengetahui berbagai kompetitor dalam bidang atau jenis usaha yang akan kita jalankan.

Dan ketika kita telah mendapatkan sebuah peluang usaha terbaru, kita pun harus tetap berhati-hati dan juga selektif ketika akan menentukan sebuah usaha sampingan rumahan terbaru. Karena tentunya usaha sampingan rumahahn yang akan kita jalankan tersebut tentunya harus memiliki potensi keuntungan yang besar dan dapat berkembang. Maka dari itu walaupun usaha sampingan namun janganlah dipilih dengan asal-asalan saja dengan niat hanya untuk memiliki sebuah usaha sampingan, namun kita pun harus benar-benar jeli ketika melihat potensi dari usaha sampingan baru tersebut.

Pilihlah sebuah usaha sampingan dengan modal awal yang kecil agar tidak memberatkan kita ketika akan merintis usaha tersebut, tentukan juga sebuah usaha sampingan yang mudah dijalankan dan yang tidak memakan atau menyita waktu yang kita miliki. Dengan begitu, kegiatan utama serta tanggung jawab keseharian kita masih dapat terlaksana dengan baik namun masih tetap memiliki penghasilan tambahan dari sebuah usaha sampingan yang kita miliki. Demikian di atas tadi adalah sedikit ulasan mengenai peluang usaha sampingan rumahan terbaru yang dapat ditemukan atau dicari, semoga sedikit ulasan di atas dapat menjadi sebuah informasi yang bermanfaat untuk anda semuanya.
ReadFull Article ..

Usaha Mandiri Di Rumah

Sebuah usaha mandiri di rumah dengan modal kecil dapat sukses jika kita mengetahui berbagai tips dan juga cara yang benar dalam mengelola sebuah usaha rumahan tersebut. Tidak menutup kemungkinan walaupun usaha yang dijalankan hanya berskala kecil, namun jika dapat maju dan berkembang dapat meraih kesuksesan dan keuntungan yang besar. Banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai sebuah usaha pasti membutuhkan modal yang besar. Hal tersebut memang tidaklah salah, namun kita juga harus melihat skala usaha yang telah dipilih dan yang akan dirintis.

Usaha Mandiri Di Rumah

Karena untuk dapat memiliki sebuah usaha memang tidaklah harus selalu membutuhkan modal yang besar, dan jika kita akan merintis usaha dengan skala yang kecil maka modal yang dibutuhkan pun tidak akan terlalu besar. Namun sebenarnya modal bukanlah merupakan faktor utama yang dapat membuat sebuah usaha meraih kesuksesan, karena ada yang lebih penting dari faktor tersebut yaitu keinginan yang kuat, ketekunan, kerja keras, serta keseriusan. Namun walaupun begitu bukan berarti modal tidaklah penting, karena kita juga tetap harus memperhitungkan modal awal untuk usaha yang akan kita rintis.

Dan berikut di bawah ini adalah sebuah usaha mandiri di rumah yang dapat dijalankan dengan usaha rumahan modal kecil


Usaha Kecil Membuat Kue Donat – Sepeti yang kita ketahui bersama bahwa kue donat sudah sangat terkenal dan juga disukai oleh berbagai kalangan masyarakat, dimulai dari yang sudah terkenal seperti Dunkin Donuts atau J-Co hingga kue donat yang di jual di pasar-pasar tradisional selalu diserbu dan diminati oleh sebagian besar orang. Dengan melihat hal tersebut, maka kue donat masih memiliki pangsa pasar yang cukup luas. Sehingga peluang usaha di bidang tersebut masih cukup terbuka lebar. Karena mamiliki pangsa pasar yang cukup luas, maka dalam pemasaran nya pun tidak akan terlalu menyulitkan. Dan untuk modal awal usaha kecil tersebut anda dapat menginvestasikan dana awal mulai dari 700 ribu hingga satu juta rupiah.

Adapun jenis usaha mandiri di rumah yang dapat dijalankan dengan modal kecil lain nya seperti, membuka kantin makanan, berjualan pulsa, usaha gorengan, usaha kerajinan tangan, usaha dengan sistem afiliasi, dll. Pilihlah sebuah usaha yang tepat untuk anda dengan melihat minat serta kemampuan yang dimiliki, jangan lupa juga untuk melakukan analisa usaha serta jeli dalam memanfaatkan berbagai peluang usaha yang berada di sekitar anda. Dan semoga sedikit ulasan di atas dapat menjadi sebuah referensi usaha yang bermanfaat untuk anda semuanya.
ReadFull Article ..

Usaha Bisnis Sampingan 2013

Beberapa pilihan usaha bisnis sampingan 2013 ini dapat membantu untuk membuka usaha yang bisa dikerjakan dirumah. Dengan modal sedikit tetapi bisa menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda. Ini sangat direkomendasikan untuk pekerja yang mempunyai uang lebih tapi belum bisa diolah dengan sebaik mungkin.


Pilihan usaha bisnis itu terserah dari masih-masing individu karena yang menjalankan bisnis harus punya keahlian khusus. Bagaimana yang tidak punya keahlian ? Juga bisa mendirikan bisnis, tetapi hanya yang mudah saja misalnya seperti membuka bisnis toko sembako atau makanan ringan.

Usaha bisnis sampingan 2013 berikut ini bisa menjadi reverensi terbaru yang mudah dilakukan:


  1. Bisnis online menjadi andalan utama dalam bisnis sampingan yang paling banyak dilakukan. Cara ini dimanfaatkan bagi pekerja yang hanya memiliki waktu luang sedikit. Tapi saat ini bukan hanya sekedar menjadi kerja sampingan, tapi menjadi pekerjaan utama bagi yang sudah ketagihan dengan bisnis online tersebut.
  2. Bisnis menjual makanan juga banyak yang melakukannya apalagi yang punya modal banyak bisa bikin resto. Soal keuntungan jangan dipikirkan karena hampir semua penjual makanan meraup untung seratus persen. Tapi disisi lain kerugian jika semua makanan kita tidak laku, maka akan basi dan sudah pasti sangat rugi.
  3. Bisnis membuka warnet. Ini juga paling banyak digemari, tetapi modalnya pun juga harus banyak. Harus membeli computer lengkap, print, dan sebagainya. Serta wajib mengerti tentang server yang digunakan karena jika nanti ada salah satu komputer tidak bisa ddigunakan, pastinya kita dituntut harus bisa menservicenya.
  4. Bisnis toko sembako atau warung. Kebanyakan karyawan membuka usaha ini karena keuntungan bisa didapatkan setiap hari, meskipun tidak banyak tetapi paling banyak diminati.
  5. Bisnis membuka kontrakan. Hasil yang berlipat bisa kita dapat disini tetapi harus mempunyai rumah dulu barulah kita kontrakkan.
  6. Usaha bisnis sampingan 2013 yang terakhir adalah Bisnis berjualan pakaian. Jika tidak sempat menjual langsung kepasar, baju yang telah kita beli dapat di pasarkan via online.

Itulah usaha bisnis sampingan 2013 yang saat ini menjadi trend. Jika ingin memilih bisnis pastikan dulu seberapa modal yang ada.
ReadFull Article ..

Monday, October 21, 2013

Peluang Usaha Budidaya Ayam Cemani

Ayam cemani dikenal memiliki harga yang mahal, namun budidaya ayam cemani baru dilakukan oleh sebagian masyarakat di daerah tertentu, warna hitam tidak selamanya kelam, mungkin itu salah satu kalimat yang bisa dipakai untuk mengatakan pada Ayam Cemani. Warna Hitam pada Ayam Cemani justru menjadi pertanda cerahnya masa depan pemilik Ayam cemani. Ini bukan karena mistis atau kesaktian Ayam cemani hitam legam tersebut, tetapi karena harga Ayam Cemani yang Hitam legam sangat tinggi bisa mencapai jutaan rupiah. Tak heran jika ini menjadi keuntungan tersendiri bagi peternak ayam cemani. Sehingga banyak peternak menekuni Budidaya Ayam Cemani ini. Harga ayam cemani sangat bervariasi tergantung pada kualitasnya, kualitas Ayam cemani yang baik dinilai berdasarkan tingkat kepekatan warna hitam di seluruh tubuh, mulai dari bulu, kulit,kaki, kuku,lidah, tulang dan darahnyapun hitam. Harga ayam cemani standard berkisar antara 150 ribu hingga 500 ribu untuk ukuran dewasa, sedangkan untuk cemani super tidak ada batasnya bisa mencapai jutaan rupiah.

Kabupaten Temanggung khususnya Kedu dan sekitarnya sudah sejak lama terkenal dengan Ayam Kedu dan Cemani. Banyak peternak Cemani baik perorangan maupun kelompok membudidayakan ayam jenis ini. Selain itu ada yang memang menekuni bisnis ayam cemani ini sebagai pekerjaan pokok, tetapi lebih banyak lagi bisnis ayam cemani sebagai usaha sampingan. Tak heran jika banyak pedagang dari daerah lain mencari bibit maupun ayam cemani dewasa ke kawasan ini.

Peluang usaha budi daya ayam cemani sebenarnya cukup terbuka bagi siapa saja yang ingin menekuninya. Permintaan pasar ayam cemani cukup terbuka dan pola pemeliharaannya juga relatif mudah. Pemeliharaan ayam cemani sama dengan pemeliharaan ayam kampung biasa, bisa dibudidayakan dengan model bateray, kandang terbatas maupun dibiarkan bebas berkeliaran di luar.

Permintaan pasar akan ayam cemani dimulai dari telur, DOC, anakan ayam cemani di segala umur dan Ayam cemani dewasa dengan harga yang bervariasi. Telur ayam cemani di daerah Temanggung dihargai Rp 10.000 per butirnya, sedangkan DOC ayam cemani dibandrol harga Rp. 20.000. Anakan Ayam Cemani usia dua bulan sekitar 50 ribu rupiah per ekornya tergantung kualitasnya. Potensi pasar ini membuka peluang bagi peternak untuk memilih model peternakannya.

Tata Cara Pemeliharaan Dan Budidaya Ayam Cemani

Budidaya ayam cemani relatif mudah, hanya butuh ketelatenan saja. Ayam cemani kecil sangat rentan terhadap kematian terutama pada suhu yang rendah. Untuk mengantisipasinya pemeliharaan DOC sampai usia satu bulan ditempatkan pada kandang Box yang diberi lampu pijar. Lampu pijar akan membantu menjaga suhu ruangan tetap hangat. Pada pagi hari box anakan Ayam Cemani ditempatkan pada tempat yang terkena sinar matahari dan diletakkan pada tempat yang relatif teduh jika matahari mulai terik.

Makanan ayam cemani pada usia muda adalah konsentrat starter dengan pemberian pakan setiap kali ayam lapar, semakin banyak anakan cemani mengkonsumsi makanan semakin cepat pertumbuhannya asal jangan sampai terlalu gemuk. Setelah Usia satu bulan pakan sudah mulai dicampur dengan makanan lain seperti bekatul, nasi aking dan campuran makanan yang ada di sekitar kita. Pemberian campuran ini untuk menghemat pakan konsentrat, karena menurut pengalaman peternak ayam cemani pertumbuhan ayam cemani dengan pakan konsentrat murni dan campuran tidak ada perbedaan yang significant, dari segi ekonomis kurang menguntungkan.

Dengan bertambahnya usia ayam cemani bertambah pula ukuran tubuh dan jumlah bulu-bulunya, ayam sudah harus mulai dipindah pada kandang yang lebih luas. Pemanasan dengan lampu pijar disesuaikan dengan kebutuhan, jika suhu tidak terlalu dingin bisa ditiadakan. Kandang yang terlalu sempit akan mengganggu pertumbuhan dan membuat kandang menjadi lembab. Kandang yang lembab akan berpotensi mendatangkan bibit penyakit. Penempatan kandang hendaknya terpisah dari pemukiman dan terkena sinar matahari yang cukup terutama pada pagi hari. Karena itu pada Pola budidaya ayam cemani diusahakan kandang menghadap ke arah timur.

Pada pemeliharaan ayam cemani dewasa pemberian pakan sudah diatur satu hari dua kali, dengan makanan berupa konsentrat petelur, jagung giling , bekatul dan campuran makanan lainnya. Kandang juga sudah bukan lagi berupa box tapi berupa kandang terbatas, kandang bateray, atau dibiarkan bebas berkeliaran. Pemberian konsentrat petelur ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah telur yang dihasilkan. Telur-telur yang dihasilkan ayam cemani bisa dieramkan dengan cara natural melalui indukan cemani, indukan ayam kampung atau indukan entok. Dengan cara yang lebih modern telur ayam cemani bisa dieramkan dengan menggunakan mesin tetas, dengan masa menetas 21 hari sama dengan ayam kampung biasa. Jika tertarik, Selamat mencoba. (Galeriukm).

Sumber : http://galeriukm.web.id/unit-usaha/peternakan/peluang-usaha-budi-daya-ayam-cemani

ReadFull Article ..